Info Sekolah
Rabu, 19 Agu 2026

Tiga Level Pewaris Al-Qur’an

Terbit : Rabu, 19 Agustus 2026 - Kategori : Lain-Lain

Tadabbur Ayat Qur’an: Tiga Level Pewaris Al-Qur’an

Bismillah

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ
(Fathir: 32)

Terjemah:
Kemudian Kami wariskan Kitab itu kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami; lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.

Tadabbur:
Ayat ini menjelaskan fakta jujur tentang umat yang memegang Al-Qur’an: tidak semuanya sama. Semua mendapat kitab yang sama, tapi respon mereka berbeda.

Tiga golongan pewaris Al-Qur’an:

1. Zhalim linafsih — masih sering lalai, tahu kebenaran tapi belum konsisten. Ia punya iman, tapi sering kalah oleh nafsu.

2. Muqtashid — berada di tengah; menjalankan kewajiban, menjauhi larangan, tapi belum maksimal dalam amal sunnah dan perjuangan.

3. Sabiq bil khairat — yang bersegera dalam kebaikan; bukan hanya taat, tapi berlomba menjadi yang terbaik.

Menariknya, ketiganya tetap disebut orang pilihan Allah dan pewaris kitab. Artinya, selama seseorang masih terikat dengan Al-Qur’an, pintu naik level selalu terbuka. Tidak ada vonis putus asa – yang ada adalah undangan untuk naik kelas. Tinggal kita mau atau tidak untuk menyambut hal tersebut?

Ayat ini bukan untuk menilai orang lain, tapi untuk bercermin: hari ini kita berada di level mana? Karena tujuan hidup bukan sekadar menjadi “cukup baik”, tapi menjadi yang bersegera dalam kebaikan.

“Semua dapat membawa Al-Qur’an. Tapi tidak semua dibawa naik derajat oleh Al-Qur’an.”

Artikel Lainnya

Oleh : Mudir Ponpes

5 Tanda Pejuang Tanda Sejati

Oleh : Pesantren IT Darul Fithrah

PERAN POLITIS SUNAN GIRI

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses